Presiden terpilih AS Barack Obama akan mengubah sejumlah kebijakan kontroversial Presiden George W. Bush, termasuk pembatasan penelitian sel induk embrio.
Menurut pemimpim tim Obama, John Podesta, Selasa (11/11), kubunya sedang mengkaji ratusan kebijakan Bush. Obama diperkirakan akan menggunakan wewenang eksekutifnya untuk mengubah kebijakan Bush yang membatasi jenis penelitian sel induk embrio.
Pendukung orang yang menderita sejumlah penyakit --termasuk diabetes, Parkinson dan luka sumsum tulang belakang-- dengan bersemangat menunggu pencabutan pembatasan era-Bush itu.
Tindakan kontroversial lain Bush yang diperkirakan akan diubah oleh Obama berkaitan dengan aborsi dan keluarga berencana. Beberapa pejabat Departemen Luar Negeri AS dan kelompok keluarga berencana seperti Planned Parenthood mengatakan mereka berharap Obama akan mengubah kebijakan "Mexico City", yang pertama kali dilembagakan oleh pemerintahan Ronald Reagan.
Kebijakan tersebut menghalangi pembayar pajak mendanai kelompok yang melaksanakan atau mendorong aborsi di luar negeri. Mantan presiden Bill Clinton mencabut perintah itu ketika ia memangku jabatan, tapi penggantinya, Bush, memberlakukannya kembali.
Pemerintahan Obama juga dapat mengubah kebijakan pemerintah Bush mengenai larangan pendanaan organisasi seperti UN Population Fund, yang beroperasi di berbagai negara yang melakukan sterilisasi paksa.
Podesta mengatakan timnya juga sedang mengkaji perintah Bush yang mencabut pembatasan atas pengeboran minyak di tanah rapuh federal di Utah. Berbagai kelompok lingkungan hidup mencela keputusan Bush ketika ia pada November membuka lahan bagi explorasi, dan tim Obama menyebut keputusan tersebut suatu "kekeliruan". Obama juga berencana menutup penjara Teluk Guantanamo.
Sumber: kompas.com