Pasar Kliwon (Espos) Himpunan Pengemudi Terminal Gading Solo (HPTGS) mempertanyakan lokasi bagi pengemudi mobil carteran pascaperesmian Pasar Gading. Mereka minta kembali mendapat tepat di depan bangunan pasar, seperti sebelum pembangunan.
Ketua HPTGS, Ngatino, 55, saat ditemui wartawan di lokasi sementara, di belakang Pasar Gading, Senin (16/2), mengatakan sebelum pasar dibangun pihaknya dijanjikan kembali mendapat tempat di sisi barat pasar. Namun, hingga pasar diresmikan, sekitar 26 anggota HPTGS belum menerima kepastian apakah mereka mendapat tempat di lokasi semula.
”Terus terang para pengemudi sangat bingung, karena tidak ada kepastian. Dulu, katanya akan mendapat tempat kembali, tapi saya sendiri melihat tempatnya paling-paling hanya cukup untuk enam kendaraan. Ini yang nanti akan kami tanyakan, pada dinas terkait,” ungkap Ngatino.
Sebelumnya, lanjut Ngatino, pihaknya telah menanyakan perihal kepastian tersebut pada paguyuban pedagang. Dari perbincangan dengan paguyuban, pihaknya mendapat saran untuk menemui langsung Dinas Pengelola Pasar (DPP), Dinas Pehubungan (Dishub) dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Ngatino menandaskan, jika dalam waktu dekat pihak pengelola pasar belum memberi kepastian, HPTGS akan mendatangi tiga SKPD tersebut untuk meminta kepastian.
Dia menambahkan, harapan pengemudi untuk kembali menempati lokasi semula disebabkan lokasi tersebut sangat strategis. Ngatino mencatat, sejak pindah di lokasi sementara omzet para pengemudi berkurang. ”Kalau di sini yang mau carter mobil hanya pelanggan. Sedangkan kalau di depan pasar, orang-orang yang kehabisan bus atau sekedar lewat bisa tahu kami ada,” imbuhnya.
Salah satu anggota HPTGS, Ubi Santosa, 43, menyampaikan hal senada. Dia menimpali, sejak pasar dibangun dan mereka harus pindah di belakang pasar, omzet langsung anjlok. Lantaran itu, pihaknya berharap Pemkot kembali memberikan tempat di depan pasar.
Sebagai informasi, saat ini, HPTGS menempati lahan kosong sebelah kandang kerbau, di sisi selatan Alun-Alun Kidul. Sebanyak 20 mobil carteran berbagai jenis mangkal di lokasi tersebut setiap hari. Para pengemudi biasa melayani pelanggan atau penumpang yang membutuhkan mobil plat hitam untuk keperluan tertentu. Sebagian pengemudi menjalankan mobil milik orang lain, sebagian lain menggunakan mobil pribadi. - Oleh : tsa