Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar Solo

Events Terbaru
Berita Terbaru
Wisata Solo
Gallery Foto
 
     

     
  Berita Terkini

Kota Solo
Nusantara
Manca Negara
Ekonomi Bisnis
Olah Raga
Hiburan
IpTek
Artikel
Press Rilis
Humor
Pemilu 2009
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
World Heritage Conference
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
PPDB SOLO 2010
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Solo banjir lagi

Solo (Espos)   Belum genap satu bulan sejak banjir Jumat-Sabtu (30-31/1) lalu, Kota Solo banjir lagi. Delapan kelurahan, Rabu (18/2), kembali diterjang banjir. Akibatnya ratusan warga mengungsi.Kali ini, banjir mengenai rumah di sepanjang tepi Sungai Bengawan Solo, Kali Wingko dan Kali Boro. Data yang dihimpun Espos, sedikitnya, 1.140 rumah terendam air. Hingga berita ini diturunkan sejumlah warga masih bertahan di pengungsian.

Di RW V dan RW VI Kelurahan Joyotakan, Serengan, air menggenangi jalan hingga setinggi lutut orang dewasa. Sedangkan, di RT 5 dan RT 6/RW VI mencapai lebih dari satu meter. Menurut Ketua RW VI Joyotakan, AT Suwardi, banjir terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, membuat sejumlah keluarga mengungsi di balaikampung setempat.

”Alarm berbunyi sekitar pukul 04.00 WIB. Pukul 05.30 air mulai memenuhi selokan dan bergerak naik, sehingga menyebabkan sedikitnya 100 keluarga mengungsi. Air berasal dari luapan Kali Wingko yang masuk melalui rekahan tanggul Kali Wongko,” papar Suwardi. Kondisi itu juga menyebabkan banjir paling parah di RT 6/RW VI.

Di Kelurahan Sangkrah dan Semanggi, banjir menggenangi rumah warga yang berada di bantaran Bengawan Solo. Sejumlah warga mendirikan tenda di tanggul. Menurut warga, air Bengawan Solo mulai memasuki permukiman sekitar pukul 02.30 WIB. Warga RT 2/RW X Sangkrah, Suwandi menuturkan air terus naik hingga pagi. Namun, sekitar pukul 10.00 WIB air mulai surut.

Lurah Sangkrah, Mahendra Nugrahadi menjelaskan, banjir hanya menyerang rumah warga yang lokasinya dekat dengan sungai. Di Kelurahan Sewu, puluhan warga yang tinggal di bantaran Kali Pepe di sekitar Pintu Air Demangan, mulai tinggal di tenda pengungsian sekitar pukul 02.00 WIB, saat air mulai memasuki rumah.

Warga RT 2/RW VII Sewu, Mulyata menyebut banjir di wilayah mereka merendam rumah hingga setinggi lebih dari satu meter. Satu rumah milik Marmi, 60, yang berada di RT 1/RW VII Sewu ambruk sekitar pukul 09.30 WIB. Lurah Sewu, S Budi H, mengatakan banjir mengenai rumah 280 keluarga.

Sedangkan di Kelurahan Jagalan, banjir merendam 100 rumah di sepanjang tepi Kali Boro. Lurah Jagalan, Djammila, mengatakan kondisi terparah terjadi di tepi Kali Boro. Di kawasan itu, air merendam rumah warga hingga setinggi satu setengah meter.

Di Kelurahan Pucangsawit, banjir merendam rumah 450 keluarga. Lurah Pucangsawit, Sri Wirasti, menyebut banjir menggenangi tiga RW, yaitu di RW VI, RW VII, dan RW VIII. Kasek SDN Plalan 1, Suwarsi menuturkan kegiatan belajar mengajar (KBM) akhirnya dihentikan sekitar pukul 09.00 WIB.

Penghentian KBM juga dilakukan SMK Muhammadiyah 1 Solo.
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Solo, Suharso, mengatakan belum perlu membuka Posko Loji Gandrung, karena masih bisa ditangani kelurahan dan kecamatan. Hingga kemarin siang, belum ada permohonan bantuan. Petugas pintu air Demangan, Maryono, mengatakan sekitar pukul 02.00 WIB pintu air ditutup.

Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air, Perum Jasa Tirta I Bengawan Solo, Suwartono, mengatakan penyebab banjir berasal dari lereng gunung Merapi dan Merbabu yang masuk anak Sungai Bengawan Solo, seperti Sungai Dengkeng, Sungai Samin dan Sungai Walikan.

Dia menyatakan elevasi di Waduk Gajah Mungkur (WGM) mencapai 135,73 meter. Dua pintu air WGM dibuka sejak pukul 16.00 WIB, dengan debit pengeluaran 50 m3/detik. Menurut dia, air yang keluar tidak akan berpengaruh banjir di hilir, karena di Jurug, elevasi telah turun dari 8 meter ke 6 meter.

Elevasi normal di Jurug 6,5 meter. Dia mengatakan meluapnya Sungai Bengawan Solo yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah kemarin menunjukkan banjir bukan disebabkan air dari WGM.

Dari Sukoharjo dilaporkan, sekitar 40 unit rumah di lingkungan RT IV/RW V Kampung Nusupan, Desa Kadokan, Grogol terendam banjir, Rabu dini hari. Kades Tri Widodo menjelaskan ketinggian air antara 30-40 cm.

Di Klaten hujan deras selama delapan jam tanpa henti yang terjadi Selasa (17/2), mengakibatkan sebagian Kecamatan Cawas terendam banjir akibat Sungai Dengkeng meluap, Rabu dini hari.

Sementara lebih dari 100 ha persawahan di 11 desa yaitu Desa Bawak, Mlese, Cawas, Pogong, Bogor, Pakisan, Tirtomarto, Tlingsingan, Japanan, Barepan, serta Plosowangi juga ikut terendam.

SD Negeri 1 Bawak dan SD Negeri 3 Bawak diliburkan. Camat Cawas, Sutrisno menambahkan luapan arus Sungai Dengkeng juga merendam Pasar Hewan Cawas.

Wilayah terjangan banjir Rabu (18/2)

Kota Solo

1 Sewu: 280 KK
2 Jagalan: 100 KK
3 Pucangsawit: 450 KK
4 Gandekan: 45 KK
5 Sangkrah: 200 KK
6 Semanggi: 15 KK
7 Joyotakan: 50 KK
8 Joyosuran: Air tak masuk ke permukiman
9 Jebres: Air tak masuk ke permukiman
10 SDN Plalan 1
11 SD Muhammadiyah 1 Solo

Sukoharjo

40 Unit rumah di lingkungan RT IV/RW V Kampung Nusupan, Desa Kadokan, Kecamatan Grogol terendam banjir. Sebanyak 30 warga RT IV/RW V Kampung Nusupan terpaksa mengungsi ke Mesjid An Ni’mah yang terletak di RT III/RW V.

Klaten

Kali Dengkeng meluap. Permukiman di Desa Bawak, Cawas, dan Mlese banjir setinggi 40 cm-70cm. Areal persawahan di Desa Bawak, Mlese, Cawas, Pogong, Bogor, Pakisan, Tirtomarto, Tlingsingan, Japanan, Barepan, serta Plosowangi, terendam air.

Sumber: Berbagai sumber - Oleh : tsa/shs/pso/aps/who/nad/haa/m74




 
     

     
  Kota Solo
» Pesawat Mimika Air jatuh, diduga karena tabrak gunung
» Mei, proyek penataan kawasan bantaran sungai Bengawan Solo dimulai
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Komnas HAM temukan pelanggaran HAM dalam Pemilu

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2009 Solo City View - Telkom Solo