Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar Solo

Events Terbaru
Berita Terbaru
Wisata Solo
Gallery Foto
 
     

     
  Berita Terkini

Kota Solo
Nusantara
Manca Negara
Ekonomi Bisnis
Olah Raga
Hiburan
IpTek
Artikel
Press Rilis
Humor
Pemilu 2009
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
World Heritage Conference
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
PPDB SOLO 2010
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Inggris Tolak Masuk Anggota Parlemen Belanda Pembuat Film "Fitna"

Amsterdam (ANTARA News) - Anggota parlemen Belanda yang menghadapi penuntutan akibat pernyataannya yang anti-Islam, menyatakan, Selasa, Inggris telah menolak permintaannya masuk ke negara itu karena ia dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan publik.

Geert Wilders ingin menayangkan film pendeknya, "Fitna", yang menyatakan kitab suci Al-Qur'an menghasut orang melakukan tindak kekerasan, di parlemen Inggris, namun mengemukakan pihak berwenang Inggris telah mengatakan kepadanya ia dilarang masuk negara itu.

"Menteri Sekretaris Negara merasa yakin bahwa pernyataan Anda tentang kaum Muslimin dan keyakinan mereka, seperti dinyatakan dalam film "Fitna' dan di mana saja, akan mengancam kerukunan beragama dan karena itu mengancam keamanan maasyarakat di Inggris," kata Wilders kepada televisi Belanda mengenai surat yang diterimanya dari pemerintah Inggris, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Wilders menghdapi penuntutan dari Pengadilan Negeri Amsterdam atas tuduhan menyebabkan timbulnya kebencian dan bersikap diskriminatif.

Kementerian Dalam Negeri Inggris menolak memberikan tanggapan atas pernyataan Wilders, namun seorang jurubicara mengemukakan pemerintah Inggris menentang segala bentuk ekstremisme.

"Inggris akan menghentikan mereka yang ingin menyebarkan ekstremisme, kebencian dan pesan kekerasan dalam masyarakat kita untuk masuk ke nagara kita," katanya.

Wilders, yang filmnya mendesak umat Islam agar merobek Al-Qur'an yang "penuh kebencian" dan telah membandingkan Islam dengan Naziisme, menuyatakan dalam laman internet partainya bahwa Inggris telah mengorbankan kebebasan menyatakan pendapat.

"Ini suatu yang akan Anda temui di Saudi Arabia, tetapi ini di Inggris. Saya kira sikap pengecut Inggris ini sangat buruk," tulisnya.

Belanda telah mengutuk film itu, yang ditayangkan di Internet pada Maret lalu, dan menentang isinya, dengan menyatakan film itu tak memiliki tujuan selain melukai perasaan orang. (*)




 
     

     
  Manca Negara
» Pembantu Senior Presiden Iran Mundur
» Bocah Naik Kereta Sendirian di New York
» Presiden Bolivia Akhiri Mogok Makan
» Korea Utara Minta Pengawas IAEA Pergi
» China Tolak Sanksi PBB Terhadap Korut

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2009 Solo City View - Telkom Solo