Pyongyang - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengancam siap berperang dengan Korea Selatan (Korsel).
Ancaman itu disampaikan menjelang kedatangan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton di Seoul, Korsel.
"Kelompok pengkhianat Presiden Korsel hendaknya tidak melupakan kalau pasukan rakyat Korut siap sepenuhnya untuk konfrontasi terbuka," ujar seorang pejabat militer Korut seperti dikutip kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir Reuters, Kamis (19/2/2009).
Beberapa pekan ini, Korut telah berulang kali mengancam akan menghancurkan Korsel menjadi abu. Pyongyang diduga sedang bersiap-siap meluncurkan rudal jarak jauh. Menurut para analis, itu merupakan upaya Korut untuk menarik perhatian pemerintahan baru AS dan menekan Korsel untuk mengurangi kebijakan kerasnya terhadap Korut.
Sebelumnya saat berada di Jepang, Hillary mengancam, jika Korut jadi meluncurkan rudalnya maka sanksi lebih berat akan diterima negeri komunis itu.
Hillary yang saat ini masih berada di Indonesia akan terbang ke Korsel pada Kamis, 19 Februari sore nanti. Setelah itu Hillary akan mengakhiri tur kenegaraannya ke Asia dengan melawat China. (ita/nrl)