Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Demi Vastenburg, ngamen pun dilakoni

Petikan gitar yang berpadu dengan irama khas jimbe berbalut lantunan suara seniman Solo, terdengar membahana di salah satu Rumah Makan Pecel Solo, kawasan Mangkubumen, Solo, Kamis (19/2).

Setiap petikan gitar seolah membawa makna lebih, apalagi setiap kali seniman yang berkesempatan menyumbangkan suara berteriak lantang, ”Semua ini kami lakukan untuk menyelamatkan Vastenburg.”

Tak cukup dengan aksi turun ke jalan dan dialog yang kerap diwarnai usulan-usulan tanpa hasil, beberapa berinisiatif mencari cara beda. Tujuh seniman Solo memilih ngamen di rumah makan untuk menggalang dana guna penyelamatan Vastenburg.

Meski diakui hasil yang diperoleh jauh dari nilai tanah kawasan benteng yang pernah dilontarkan pemilik, senilai Rp 600 miliar, setidaknya cara tersebut dipandang mampu membangkitkan kecintaan masyarakat pada Vastenburg.

”Siapa pun masyarakat yang tergerak menyelamatkan Benteng Vastenburg dapat berpartisipasi,” kata seniman Solo Rusharjanto, saat dijumpai di lokasi, Kamis. Selain di Solo, kelompok seniman yang peduli pada nasib Vastenburg tersebut rencananya ngamen di kota-kota besar Tanah Air, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Bandung. Dana yang terkumpul akan dihimpun dalam rekening khusus yang secepatnya dibuat.

Salah satu pengunjung rumah makan, seorang dosen di salah satu sekolah desain grafis di Jakarta, Sigit Santoso, menyampaikan apresiasinya terhadap pertunjukan musik tujuh seniman Solo tersebut.

Tujuh seniman Solo, antara lain Ibnu kodok, Guntur Cunong, Kodok Cilik, Murtijono, Muhadi, Thomas dan Rusharjanto telah mengawalinya dalam kemasan berbeda. Sementara itu, masih terkait polemik Benteng Vastenburg, Forum Peduli Solo (FPS), Kamis mendatangi Balaikota Solo untuk menemui Walikota. Mereka berniat mendesak Walikota segera memberikan persetujuan pendirian Hotel Boutique di kawasan Benteng Vastenburg.

Sayangnya, mereka tidak berhasil menemui Walikota karena yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat. ”Soal berapa ketinggian bangunan itu, kan bisa dibicarakan dengan pemilik lahan. Yang penting segera ada kepastian,” ungkap Koordinator FPS, David Handoko. - Oleh : Tika Sekar Arum




 
     

     
  Kota Solo
» Pesawat Mimika Air jatuh, diduga karena tabrak gunung
» Mei, proyek penataan kawasan bantaran sungai Bengawan Solo dimulai
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Komnas HAM temukan pelanggaran HAM dalam Pemilu

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo