Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar Solo

Events Terbaru
Berita Terbaru
Wisata Solo
Gallery Foto
 
     

     
  Berita Terkini

Kota Solo
Nusantara
Manca Negara
Ekonomi Bisnis
Olah Raga
Hiburan
IpTek
Artikel
Press Rilis
Humor
Pemilu 2009
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
World Heritage Conference
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
PPDB SOLO 2010
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Harga Minyak Tenggelam Akibat Kekhawatiran Terhadap Ekonomi Global

New York (ANTARA News) - Harga minyak jatuh, Selasa, bersama dengan pasar saham, sehubungan para investor mencemaskan melemahnya permintaan energi akibat perlambatan ekonomi global.

Kontrak berjangka utama New York, mentah mentah light sweet untuk penyerahan Maret, turun 2,58 dolar dari posisi penutupannya Jumat menjadi 34,93 dolar per barel.

Lantai bursa di New York Mercantile Exchange tutup Senin berkenaan dengan hari libur umum.

Di London, minyak mentah Brent Laut Utara untuk pengiriman April merosot 2,25 dolar menajadi 41,03 dolar per barel.

"Kita terus mencemaskan permintaan -- kondisi ekonomi tampaknya memburuk," kata Bart Melek, seorang analis pada BMO Capital Markets, seperti dilaporkan AFP.

"Ada kombinasi ekspektasi yang tak menggembirakan mengenai pertumbuhan ekonomi dan kekhawatiran atas prospek permintaan dan pasar akhirnya menyadari bahwa sekalipun OPEC memangkas pasokannya, diperlukan sedikit waktu untuk melepaskan stok dan menyeimbangkan pasar," katanya.

Perbedaan harga antara minyak mentah New York dan minyak Brent mencapai rekornya pekan lalu, yakni 11 dolar, yang dikaitkan para analis dengan membengkaknya stok energi di AS.

"Pasar minyak kemungkinan akan tetap rentan terhadap penurunan lebih jauh, dengan lenyapnya harapan untuk naik dan bergairah kembali menyusul serangkaian data ekonomi yang negatif baru-baru ini," kata Nimit Khamar, analis Sycden Financial.

"Pasokan minyak masih terus membanjir dan prospek permintaan memburuk. Pasar saham Asia tampaknya tak memberikan harapan pada akhir pekan lalu sebagaimana pula pula di Eropa," kata Phil Flynn pada Alaron Trading.

Para analis menyoroti laporan-laporan mengenai menurunnya permintaan minyak global dari OPEC dan ramalan kalangan swasta.

"Itu berarti OPEC terpaksa akan memangkas produksinya sedikitnya dengan dua juta barel lagi per hari untuk menjaga dan bahkan kemungkinan menghentikan naiknya pasokan minyak," ujar Flynn. (*)




 
     

     
  Manca Negara
» Pembantu Senior Presiden Iran Mundur
» Bocah Naik Kereta Sendirian di New York
» Presiden Bolivia Akhiri Mogok Makan
» Korea Utara Minta Pengawas IAEA Pergi
» China Tolak Sanksi PBB Terhadap Korut

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2009 Solo City View - Telkom Solo