Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar Solo

Events Terbaru
Berita Terbaru
Wisata Solo
Gallery Foto
 
     

     
  Berita Terkini

Kota Solo
Nusantara
Manca Negara
Ekonomi Bisnis
Olah Raga
Hiburan
IpTek
Artikel
Press Rilis
Humor
Pemilu 2009
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
World Heritage Conference
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
PPDB SOLO 2010
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Menkeu: Perubahan Cepat Bawa Risiko Besar

Menko Perekonomian/Menkeu, Sri Mulyani (2 kanan), Dirut Perum LKBN ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf (kanan), Dirut Bulog Mustafa Abubakar (2 kiri) dan Ketua Umum BUMN Executif Club (BEC), Rudjito berbincang bersama dalam BUMN Executive Breakfast Meeting dengan tema" Economic Outlook 2009" di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta, Rabu (25/2).

(Foto ANTARA/R.Sukendi).

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan/Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati mengingatkan bahwa perubahan cepat ekonomi dunia yang terjadi sekarang akan membawa risiko besar apabila tidak ada persiapan untuk menghadapinya.

"Adanya ancaman risiko tidak berarti membuat kita panik, tapi kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," kata Sri Mulyani dalam forum BUMN Executive Breakfast Meeting di Wisma ANTARA Jakarta, Rabu.

Acara BUMN Executive Club itu dihadiri sejumlah Direksi BUMN seperti, Dirut Perum ANTARA, Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf, Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah, Mantan Dirut BRI yang juga Ketua BUMN Execitive Club Rujito, Deputi Menneg BUMN bidang Pertambangan dan Industri Strategis, Sahala Lumban Gaol, dan Dirut PT Jamsostek, Hotbonar Sinaga, serta Dirut Bulog, Mustafa Abubakar.

Menkeu menyebutkan, sebagai akibat perubahan kondisi perekonomian global hampir semua negara melakukan penyesuaian atas anggaran negaranya, termasuk Indonesia.

"Kalau dulu paling cepat mereka melakukan penyesuaian paling cepat setelah satu semester atau satu kwarta, tapi sekarang mereka melakukan penyesuaian dalam hitungan bulan," katanya.

Perubahan cepat dalam perekonomian dunia, menurut Menkeu, dimulai pada sekitar Maret 2007 ketika ada masalah dalam pasar perumahan di Amerika Serikat (AS). Permasalahan kemudian berkembang ke arah sektor perbankan dan keuangan dan mencapai puncaknya pada Maret 2008.

"Dampak masalah itu terus berlanjut dan diterjemahkan ke dalam slowing down ekonomi AS yang puncaknya terjadi pada September 2008. Dampak ini segera menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia pada Oktober 2008," kata Menkeu.

Ia menyebutkan, sebelum Maret 2007, perekonomian Asia masih survive dan diperkirakan China akan muncul sebagai raksasa ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi mencapai sekitar 12 persen.

Namun pertumbuhan ekonomi China diproyeksikan terus menurun. Awalnya turun menjadi sekitar 9 persen, namun kemudian diproyeksikan perekonomian China akan mengalami pertumbuhan di bawah tujuh persen.

Ini merupakan masalah bagi China karena China harus menyediakan lapangan kerja bagi dua juta penduduknya setiap tahun," katanya.

Menkeu menyebutkan, belajar dari pengalaman krisis tahun 1997/1998, Indonesia harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya menghadapi ancaman resiko dalam perubahan yang cepat.

"Apa yang terjadi di AS hampir sama dengan yang terjadi di Indonesia 10 tahun yang lalu, penanganannya memerlukan biaya sangat besar dan hingga saat ini implikasinya masih saya rasakan," katanya.
(*)




 
     

     
  Ekonomi Bisnis
» Obligasi Danareksa "Oversubscribe"
» Sofyan: Pemerintah Gunakan Hak Beli Newmont
» Depkeu Hati-hati Ambil Putusan Soal Newmont
» Kemenkop Gandeng Nokia Gelar Pelatihan Teknisi HP
» Rupiah Tembus di Bawah Rp11.000 per Dolar

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2009 Solo City View - Telkom Solo