Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

'Telepon Berkualitas Bukan Pakai Daun'

Achmad Rouzni Noor II - detikinet.

Jakarta - Telkomsel menyatakan siap bertempur di segmen bawah untuk merebut 10-15 juta pelanggan baru. Merasa yakin dengan kualitasnya, operator terbesar ini siap memprovokasi pelanggan.

"Kami ingin pelanggan memilih Telkomsel karena kualitasnya baik. Setelah mereka merasakan sendiri tarif murah tapi tidak bisa dipakai, kami akan provokasi, menelepon pakai daun itu sesuatu yang tidak mungkin," kata Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno di kantor pusat Telkomsel, Jakarta, Rabu (25/2/2009).

Menurut Sarwoto, di 2009 ini pelanggan seluler di Indonesia bisa tumbuh hingga 30 juta. Sebagai operator terbesar, Telkomsel mengincar 50 persennya. "Kami menargetkan bisa meraih 10-15 juta pelanggan baru tahun ini."

Sepanjang Januari tahun ini, pelanggan baru Telkomsel tercatat tumbuh 1,9 juta atau total mencapai 67,2 juta.

Pasar seluler di Indonesia. Kata Sarwoto, masih cukup besar. Diperkirakan pasar yang masih bisa disasar mencapai 150 juta. Sementara pelanggan seluler hingga akhir 2008 sekitar 90 juta orang.  "Artinya, masih ada sekitar 60 juta yang belum menikmati layanan seluler," lanjutnya.

Dari sisi penetrasi di Jawa cukup tinggi. Bahkan di Jabodetabek mencapai 172 persen. Tetapi di luar Jawa masih sekitar 30 persen. Sekalipun banyak kalangan menyebut pasar di Jawa telah jenuh, namun tetap tumbuh.

Hal ini tercermin dari peningkatan penggunaan rata-rata per menit (MoU) yang mengalami peningkatan hingga 257 persen pada tahun 2008.

Telkomsel sendiri mengaku akan lebih berkonsentrasi ke pasar luar Jawa. Diakui bahwa untuk pasar luar Jawa Telkomsel harus menyasar kelompok bawah. "Karakter pasar Indonesia memang low end," ujar Sarwoto.

Ia mengutip hasil survei Deutche Bank yang menyatakan bahwa tarif seluler Indonesia termurah di dunia saat ini yakni US$ O,015 per menit. Dari sisi isi ulang pulsa permintaan terbesar datang dari nominal RP 5000 dan RP 10.000.

Untuk pasar di pulau Jawa pihaknya akan menekankan aspek kualitas, daripada perang tarif.  "Dengan pendekatan ini kami ingin pelanggan memilih Telkomsel karena kualitasnya baik. Nelpon pakai daun itu sesuatu yang tidak mungkin, " kata Sarwoto setengah menyindir kompetitornya.

Kebutuhan pelanggan di Pulau Jawa cenderung ke arah fitur dan layanan. Di luar Jawa kebutuhan lebih untuk aksesibilitas dan keterjangkauan tarif. Untuk luar Jawa akan dibangun infrastruktur base station baru dan program USO.

Ihwal Telkomsel Merah Putih masih akan dikembangkan ke pulau terluar dan perbatasan. " Ini merupakan bentuk dukungan untuk kedaulatan RI," tandas mantan kepala infrastruktur Telkom. ( rou / faw )




 
     

     
  Ekonomi Bisnis
» Obligasi Danareksa "Oversubscribe"
» Sofyan: Pemerintah Gunakan Hak Beli Newmont
» Depkeu Hati-hati Ambil Putusan Soal Newmont
» Kemenkop Gandeng Nokia Gelar Pelatihan Teknisi HP
» Rupiah Tembus di Bawah Rp11.000 per Dolar

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo