Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Rupiah Sore Turun Jauhi Rp12.000 per Dolar

Jakarta (ANTARA News) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat sore, merosot jauh di atas angka Rp12.000 per dolar, karena para pelaku pasar terus membeli dolar, meski ada kabar bahwa pemerintah telah menerbitkan global medium term note (GMTN) sebesar 3 miliar dolar.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun menjadi Rp12.065/12.095 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.030/12.055 atau merosot 35 poin.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Jumat, mengatakan, para pelaku pasar masih terus membeli dolar AS, karena mata uang asing itu dinilai tempat yang aman untuk menabung.

Perburuan dolar itu terutama disebabkan para pelaku khawatir dengan paket stimulus AS sektor keuangan yang sampai saat ini masih belum disahkan kongres, katanya.

Para pelaku pasar, menurut dia, telah mengindahkan isu positif dari internal, dimana pemerintah Indonesia telah mengeluarkan global medium term note (GMTN) sebesar 3 miliar dolar AS yang dinilai cukup untuk menutup sebagian pembiayaan defisit APBN 2009 dan menambah cadangan devisa.

Ditengah situasi pasar keuangan global yang masih guncang, penerbitan Global MTN tersebut termasuk sukses, katanya.

Karena, lanjut dia dari jumlah penawaran yang masuk sebesar 7 miliar dolar AS, yang diambil sebesar 3 miliar dolar AS atau terjadi dua kali oversubscribed.

Menurut dia, rupiah itu dikhawatirkan akan sulit dijaga, bahkan akan menjadi liar hal ini, karena posisi rupiah saat sangat rawan.

Karena itu diharapkan Bank Indonesia yang telah mendapat tambahan cadangan devisa siaga dapat memanfaatkannya untuk menahan tekanan pasar yang kuat itu, ucapnya.

Ia mengatakan, apakah BI akan menggunakan tambahan cadangan devisa siaga itu yang diperoleh dari Forum Asean dan tambahan tiga negara Asia lainnya. (*)




 
     

     
  Ekonomi Bisnis
» Obligasi Danareksa "Oversubscribe"
» Sofyan: Pemerintah Gunakan Hak Beli Newmont
» Depkeu Hati-hati Ambil Putusan Soal Newmont
» Kemenkop Gandeng Nokia Gelar Pelatihan Teknisi HP
» Rupiah Tembus di Bawah Rp11.000 per Dolar

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo