Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Akhirnya, Operator Pakai Kliring PJN

Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Operator telekomunikasi akhirnya mempercayakan sistim kliring trafik telekomunikasi (SKTT) kepada Pratama Jaringan Nusantara (PJN) setelah kedua belah pihak menyepakati biaya dari setiap Call Data Record (CDR) Rp 0,4.

Sekjen Asosiasi Kliring Telekomunikasi (Askitel) Rakhmat Junaidi mengungkapkan demikian. "Ini disepakati setelah terjadinya penandatanganan kerjasama (PKS) antara operator dan PJN pada hari ini," ujarnya di gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (2/3/2009).

Dengan PKS ini, artinya, pemerintah juga sekaligus membatalkan Keputusan Menteri (KM) No 84/2002 tentang kliring trafik telekomunikasi. Pembatalan tersebut dilakukan pemerintah dengan diterbitkannya KM 14/2009 dimana posisi dari regulator diubah dalam pelaksanaan SKTT.

Jika pada konsep terdahulu regulator ikut menjadi pelaksana dari SKTT dengan menunjuk PJN sebagai pelaksana. Di konsep terbaru posisi regulator berubah murni sebagai pengawas dari SKTT. Sedangkan untuk pelaksanaanya diserahkan pada operator sebagai Pelaksana Kliring Trafik (PKT) yang meng-outsource pekerjaan tersebut pada PJN.

"Konsep ini merupakan jalan tengah bagi semua pihak," ujar Basuki.

SKTT merupakan sistem kliring yang telah diagendakan oleh pemerintah sejak 2004 lalu untuk menggantikan sistem otomasi kliring interkoneksi (SOKI) milik operator.

Guna menyelenggarakan SKTT, pemerintah telah menunjuk PJN menjalankannya. Namun, sejak 2004, SKTT tidak berjalan karena operator beranggapan proses kliring telah dijalankan oleh Askitel melalui SOKI.

SKTT rencananya akan dijadikan pemerintah sebagai mekanisme check and balance untuk memverifikasi data trafik kliring operator. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dari pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan makro telekomunikasi seperti penetapan tarif dan lain sebagainya.

Hal ini karena dalam SKTT akan tergambar pola trafik, interest tarif, dan intensitas panggilan di suatu daerah. Faktor lain yang lebih penting, data SKTT dapat dimanfaatkan oleh Ditjen Pajak sebagai bahan verifikasi pembayaran pajak oleh operator ke negara dan pelaksanaan program telepon pedesaan.Selama ini data-data tersebut hanya didapat oleh regulator melalui operator.

Menurut Basuki, PJN kemudian diberikan waktu enam bulan untuk meng-upgrade alatnya agar dapat menjalankan SKTT dengan konsep baru. Selama ini PJN telah membangun alat sesuai dengan KM. 84/2002, seiring dengan ada perubahan konsep, maka arsitektur alat harus diubah.

"Agar mempercepat proses pelaksanaan SKTT, sementara PJN menggunakan alat milik Askitel (SOKI) yang ditambah dengan fungsi-fungsi untuk memenuhi kebutuhan regulator. Penggunaan alat tersebut akan dinegosiasikan secara bisnis antara PJN dengan operator. Bisa jadi skemanya sewa, atau beli," jelas dirjen.

Sementara, Askitel menegaskan tidak akan menyewakan alat miliknya ke PJN. "Tidak ada sewa menyewa. PKS yang dilakukan adalah bekerjasama dengan PJN untuk menjalankan SKTT," kata Rakhmat.

Menurutnya, operator memang telah bersepakat memberikan waktu bagi PJN guna meng-upgrade alatnya. "Kita lihat saja apakah setelah enam bulan ini, mereka mampu untuk memenuhi komitmennya," tandas Rakhmat. ( rou / ash )

 




 
     

     
  Ekonomi Bisnis
» Obligasi Danareksa "Oversubscribe"
» Sofyan: Pemerintah Gunakan Hak Beli Newmont
» Depkeu Hati-hati Ambil Putusan Soal Newmont
» Kemenkop Gandeng Nokia Gelar Pelatihan Teknisi HP
» Rupiah Tembus di Bawah Rp11.000 per Dolar

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo