Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Sultan Tak Percaya Blok-blok Capres

Cirebon, (ANTARA News) - Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan tidak percaya saat ini sudah ada blok-blok bakal calon presiden dan calon wakil presiden.

"Apa betul sekarang ini sudah ada Blok S (Susilo Bambang Yudhoyono), Blok M (Megawati Soekarnoputri) dan Blok J (Jusuf Kalla). Blok itu maksudnya apa, saya tidak percaya blok itu ada sekarang," katanya kepada wartawan di Cirebon, Jumat.

Menurut Sultan, jika blok yang dimaksud itu adalah koalisi maka koalisi yang sesungguhnya dapat dipastikan baru terbentuk setelah Pemilu Legislatif 9 April 2009.

"Jadi, blok-blok itu mungkin hanya manuver politik yang dihembuskan dalam bentuk isu-isu. Faktanya sekarang kan blok-blok itu belum ada," kata Gubernur DI Yogyakarta itu.

Hampir semua partai, katanya, baru memutuskan sikapnya berkoalisi setelah melihat hasil pemilu legislatif karena dari situ baru bisa dilihat "kekuatan" masing-masing parpol untuk mengusung capresnya.

Ia memperkirakan, setelah 9 April akan terjadi `pengerucutan` yang cepat karena pada 10 Mei 2009, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membuka pendaftaran capres dan cawapres.

"Saat itulah akan ada "gerak cepat" dari kalangan parpol (untuk menentukan koalisinya)," katanya.

Sedangkan mengenai peluangnya menjadi capres Golkar, Sultan menyerahkannya pada keputusan Rapimnas Khusus Golkar yang akan dilaksanakan setelah pemilu Legislatif.

"Tunggu saja apakah saya nanti hanya sekadar jadi "vote getter" dalam pemilu legislatif atau tidak, nanti kita saksikan bersama keputusan Rapimnas Khusus," katanya.

Senada dengan Sultan, di tempat yang sama, Ketua DPP Partai Golkar Syamsul Muarif mengatakan, Golkar saat ini baru membangun komunikasi politik dengan parpol-parpol, dan belum sampai pada pembentukan blok atau koalisi.

Symasul Muarif mengatakan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, PDI Perjuangan serta nanti dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai lainnya.

"Komunikasi politik itu tidak menghasilkan sesuatu yang final Ini baru semacam embrio, nanti keputusannya seperti apa, setelah mengetahui hasil pemilu legislatif," ujarnya.(*)
 




 
     

     
  Nusantara
» Bos PT Maspion Grup jadi tersangka
» MUI yakin label halal di dendeng kandung babi palsu
» Mesin rusak, pesawat Lion Air gagal terbang
» BPS: Konsumsi swasta masih kuat
» Polres Cilegon tangkap 68 warga Afghanistan

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo