Zainal Effendi - detikSurabaya
Jombang - Praktek pengobatan yang dilakukan Dewi Sulistyowati (12) di Dusun Pakel, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang menjadi daya tarik tersendiri. Terbukti, rumah Dewi dipadati warga dari berbagai daerah.
Bahkan warga yang berdatangan sebagian datang dari pasien dukun cilik sakti Ponari yang tidak sabar mengantre. Sebagian warga mengaku jika kedatangannya ke rumah Dewi atas saran pihak panitia yang berjaga di rumah Ponari, di Dusun Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Megaluh, Jombang.
Salah satu warga, Samsul (3) warga Kertosono, Nganjuk mengaku dirinya sudah mengantre selama dua hari di rumah Ponari. Namun hingga siang, pria yang mengalami penyakit stroke ini belum kunjung mendapat pengobatan.
"Tadi kok ketemu dengan salah satu panitia. Saya diberitahu jika tidak ingin mengantre lama, disarankan datang ke tempat Dewi," kata Samsul kepada detiksurabaya.com saat mengantre di rumah Dewi, Rabu (18/2/2009).
Dirinya pun langsung mencari lokasi pengobatan alternatif Dewi di Dusun Pakel. Saat mencari alamat pengobatan itu, dirinya tidak menemui kesulitan. Meski berjarak 12 KM dari rumah Ponari, saat masuk ke area Kecamatan Bandar Kedungmulyo, pasien diberi papan pengumuman dari karton lokasi tempat pengobatan Dewi.
Hal senada diungkapkan Irwan (29) warga Kediri. Dia yang baru mengantre di rumah Ponari, langsung diberi arahan menuju ke rumah Dewi. "Kalau ga mau lama menunggu di sini, datang saja ke pengobatan Dewi di Bandar Kedungmulyo," tambahnya.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com antrean di rumah Dewi terlihat lebih teratur dan rapi. Warga yang antre bergiliran dua orang di halaman rumah Dewi. Mereka masuk melalui dua pintu yang disediakan. Informasi yang dihimpun, praktek pengobatan di rumah Dewi dibuka umum berlangsung sejak dua hari lalu, Senin (16/2/2009).
(fat/bdh)