Zainal Effendi - detikSurabaya
ombang - Ada-ada saja. Banyaknya pasien dukun cilik sakti, M Ponari, kupon antrean pengobatan diperjualbelikan oleh oknum warga dengan harga yang mahal. Kupon antrean itu dijual ke pasien seharga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
Padahal, pengobatan alternatif itu hanya mematok kupon seharga Rp 2 ribu. Hal inilah yang membuat sebagian pasien memilih bertahan di lokasi, untuk meminta kembali uang tersebut, dan sebagian tetap bertahan karena ingin diobati.
Informasi adanya penarikan uang kupon yang berlebihan didapat Kapolres Jombang AKBP M Khosim dari anggotanya yang disiagakan di lokasi itu.
"Ada beberapa orang yang mengeluhkan seorang oknum yang menarik uang kupon seharga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Dan itu yang membuat sebagian warga masih bertahan di sana untuk meminta uangnya," jelas Khosim kepada detiksurabaya.com saat ditemui di Mapolres Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (11/2/2009).
Dia menjelaskan, atas informasi itu pihaknya menyiagakan 50 personel kepolisian dari Mapolres Jombang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Personel ini akan dipimpin langsung oleh Wakapolres Jombang dan kita terus mengamankan lokasi hingga desa itu kembali kondusif," jelasnya.(fat/bdh)