Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Disoal, Honor KPPS Tak Cair

 

SANGKRAH (Joglosemar): Honor dan biaya operasional untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga saat ini belum ada kejelasan. Padahal, pelaksanaan pemungutan suara tinggal enam hari lagi.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Solo diminta untuk segera mencairkan honor dan biaya operasional untuk KPPS karena dikhawatirkan mengganggu kelancaran tugas KPPS di lapangan.

Mujiono, Ketua KPPS 17 Kelurahan Sangkrah mengungkapkan, belum turunnya biaya operasional untuk KPPS sebesar Rp 350.000 itu, pihaknya belum bisa mempersiapkan apapun terkait penyelenggaraan Pemilu mendatang, seperti sewa tenda, kursi dan sound system.

Biaya operasional ini sangat penting untuk memperkirakan penggunaan anggaran. “Tidak ada dana, kita sulit memperkirakan penggunaan anggaran. Padahal, untuk urusan konsumsi misalnya, itu kan harus dipersiapkan jauh hari. Semuanya pasti membutuhkan konsumsi pada hari itu,” terang Mujiono kepada wartawan saat ditemui di SD Cokroaminoto Kelurahan Sangkrah, Jumat (3/4).

Ia berharap, KPUD Kota Solo segera memberikan kejelasan pencairan biaya operasional dan honor bagi petugas KPPS, minimal Senin (6/4), anggaran sudah bisa turun sehingga waktu untuk mempersiapkan segalanya lebih longgar.

Apalagi, tambahnya, dengan tidak adanya dana operasional, ia merasa kesulitan mengkoordinasikan anggotanya untuk mempersiapkan segala kebutuhan saat hari H nanti.

Bahkan, menurut Sarto, anggota KPPS TPS 15 Kelurahan Sangkrah, ketua KPPS terpaksa harus mengeluarkan dana talangan untuk menutup kebutuhan pelaksanaan Pemilu mendatang, seperti biaya fotokopi dan biaya untuk menggelar rapat koordinasi.

KPUD Kota Solo hanya mengalokasikan anggaran Rp 35.000 untuk rapat. Sementara, untuk kelancaran pelaksanaan Pemilu, setidaknya dibutuhkan rapat koordinasi yang intens, bukan hanya sekali saja.

KPUD Kota Solo diharapkan segera mencairkan biaya operasional bagi KPPS karena hal ini akan berdampak signifikan pada kelangsungan kerja petugas KPPS.

Ketua PPS Kelurahan Sangkrah Asmuni menambahkan, jika dibandingkan dengan pelaksanaan pemilihan Gubernur (Pilgub) Juni 2008 lalu, honor dan biaya operasional untuk KPPS sudah turun sejak dua minggu sebelum hari H. “Karena dana sudah turun jauh hari sebelumnya, sehingga dua minggu sebelum hari H, kita sudah bisa santai,” ungkap Asmuni. (ena)




 
     

     
  Kota Solo
» Pesawat Mimika Air jatuh, diduga karena tabrak gunung
» Mei, proyek penataan kawasan bantaran sungai Bengawan Solo dimulai
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Pemkot bakal sertifikasi laik fungsi bangunan publik
» Komnas HAM temukan pelanggaran HAM dalam Pemilu

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo