Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Raih Simpati, Caleg Borong Beras

 

SOLO (Joglosemar): Jelang pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April 2009, sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) memborong beras di sejumlah pasar di Kota Solo. Hal itu dilakukan untuk meraih simpati masyarakat.

Pemilik toko beras Adi Rasa, Eny Pratiwi mengakui ada Caleg yang membeli beras sebanyak 1,5 ton. Selain itu, beberapa bakul beras yang membeli di tempatnya juga mengaku beras dagangannya juga dibeli para Caleg.

”Ada tiga bakul beras yang menerima pesanan dari para Caleg,” kata dia, saat ditemui di toko miliknya, Senin (6/4).

Ia menyebutkan setiap bakul mendapat pesanan sebanyak satu ton beras. ”Bungkusan itu menjadi paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dibandingkan dengan jumlah pembelian beras pada Pemilu 2004 lalu, menurutnya, tahun ini cenderung menurun. ”Dulu waktu pemilihan Walikota Solo juga terjadi peningkatan penjualan. Tetapi, pemilihan Gubernur kemarin sama sekali tidak ada kenaikan jumlah pembelian beras,” akunya.

Sementara itu, penjual beras lainnya, Ari Sutomo mengatakan ada beberapa Caleg yang membeli beras di tempatnya. Salah satu Caleg, beber dia, membeli beras sebanyak lima kuintal.

Hanya, pihaknya mengeluhkan selama kampanye penjualan beras sangat sepi. Bahkan, harganya cenderung naik. ”Yang naik adalah beras kualitas bagus,” tukas dia.

Senada, pemilik toko beras Adi Rasa, Eny Pratiwi mengemukakan harga beras cenderung naik sekitar Rp 100 per kilogram. “Harga beras C4 biasa naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 4.600 per kilogram. Beras C4 super, harganya menjadi Rp 5.600 dari harga semula Rp 5.500 per kilogram. Harga naik tetapi pembeli tidak ada,” keluhnya.

Kenaikan ini, selain karena harga gabah tinggi, juga sebagai dampak seretnya pasokan dari daerah seperti Sragen dan Sukoharjo. Di dua daerah tersebut, saat ini sedang memasuki masa tanam.

”Delanggu memang sedang panen. Tetapi, harga beras Delanggu kalau dijual di Pasar Legi harganya tidak sampai, karena beras itu larinya ke Jakarta dan Semarang,” papar Eny. (fjr)




 
     

     
  Pemilu 2009
» Marzuki Darusman: Golkar siapkan lima Cawapres
» Akbar: Koalisi Golkar-PD paling tepat
» Golkar hanya usung Cawapres
» Walikota minta DPT diperbaiki untuk Pilpres
» Pemungutan suara di 2 TPS bakal diulang

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo