BALAIKOTA (Joglosemar): Program relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mampu mengantarkan Solo sebagai tuan rumah pertemuan tingkat Menteri Asia Pasifik di bidang pembangunan perumahan dan perkotaan atau APMCHUD ke-3 (Third Asia Pasific Ministers Conference on Housing and Urban Development).
Walikota Joko Widodo menyatakan, dalam presentasi kesiapan Solo sebagai tuan rumah APMCHUD di Naerobi, Kenya, 29 Maret hingga 3 April lalu, Solo mendapat pesaing ketat dari Armenia.
Namun, Dewan Biro United Nation (UN) akhirnya memutuskan, APMCHUD ketiga pada 2010 mendatang akan diselenggarakan di Solo. “Kita digempur oleh Armenia,” papar Jokowi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/4).
Dijelaskan Jokowi, empat program Pemkot Solo yang telah diimplementasikan terkait pembangunan perumahan dan penataan kawasan kumuh (slum area), meliputi relokasi, renovasi RTLH, sanimas dan penanganan slum area, berhasil mencuri perhatian Dewan Biro APMCHUD.
“Mereka melihat Solo mempunyai materi lapangan di bidang pembangunan perumahan dan penataan perkotaan sehingga mereka meloloskan Solo sebagai penyelenggara APMCHUD ketiga. Sementara, Armenia, tahun berikutnya,” jelasnya. (ena)