Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

China Tolak Sanksi PBB Terhadap Korut

Beijing (ANTARA News) - China secara tegas menolak segala bentuk resolusi PBB yang akan memberlakukan sanksi terhadap Korut terkait peluncuran satelit beberapa waktu lalu," kata Jurubicara Kementrian Luar Negeri China Jiang Yu.

"China juga menolak segala bentuk sanksi terhadap Korut," kata Jiang Yu, dalam keterangan pers berkala, di Beijing, Selasa.

Dikatakan, berharap agar Dewan keamanan bisa bersikap kondusif untuk menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea serta Asia Utara.

Selain itu, tambahnya, China juga mendesak enam pihak (AS, China, Korsel, Korut, Rusia dan Jepang) untuk bersikap proaktif dalam upaya menciptakan perdamaian di kawasan semenanjung.

Dia juga mengatakan bahwa pihak-pihak terkait hendaknya bisa melihat secara keseluruhan situasi dan pembangunan jangka panjang, serta bersikap tenang dalam menyelesaikan masalah itu.

"China juga ingin bersama untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di wilayah itu serta mempromosikan proses bebas nuklir di wilayah Semenanjung Korea," kata Jiang Yu.

Dilaporkan, enam negara besar menyetujui sebuah naskah pernyataan yang menyerukan sanksi-sanksi baru terhadap Korut menyangkut peluncuran roket jarak jauhnya dan diperkirakan akan disetujui oleh Dewan Keamanan PBB.

Pernyataan yang tidak mengikat itu disepakati, Sabtu dalam sidang tertutup lima anggota tetap dewan itu-- Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat plus Jepang dan kemudian diajukan ke 10 anggota tidak tetap badan itu.

Pernyataan yang diusulkan itu juga menyerukan dewan "untuk mengatur tindakan-tindakan yang diberlakukan" sesuai Resolusi 1718 termasuk sanksi-sanksi lebih jauh terhadap lembaga-lembaga Korut.

Seorang diplomat Barat, yang berbicara tanpa bersedia namanya disebutkan, mengatakan sejumlah perusahaan Korut akan dikenakan pembekuan assetnya pada akhir bulan ini.

Resolusi 1718 menetapkan pembentukan satu tim Dewan Keamanan untuk memantau sanksi-sanksi terhadap Pyongyang, tetapi komisi itu tidak pernah aktif agar tidak mengganggu perundingan enam negara menyangkut perlucutan nuklir Korut.

Rancangan pernyataan itu juga mendesak semua pihak untuk kembali ke perundingan enam negara dan membuat kemajuan sebagaimana tujuan dari perundingan yaitu denuklirisasi Semenanjung Korea.

Perundingan yang di tuan-rumahi China dan termasuk AS, Korsel, Jepang dan Rusia itu, terhenti sejak Desember setelah Pyongyang menolak menyetujui menyangkut verifikasi pernyataannya mengenai tindakan-tindakan perlucutan nuklir.(*)

COPYRIGHT © 2009




 
     

     
  Manca Negara
» Pembantu Senior Presiden Iran Mundur
» Bocah Naik Kereta Sendirian di New York
» Presiden Bolivia Akhiri Mogok Makan
» Korea Utara Minta Pengawas IAEA Pergi
» China Tolak Sanksi PBB Terhadap Korut

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo