Doni Wahyudi - detiksport
Jakarta - Di Estadio do Dragao, FC Porto tak pernah sekalipun kalah atas klub Inggris di kompetisi Eropa. Namun keangkeran stadion berkapasitas 52.000 tempat duduk itu tak berpengaruh buat Manchester United.
MU menjadi klub terakhir yang memastikan tiket ke babak semifinal Liga Champions setelah memetik kemenangan 1-0 atas FC Porto dalam laga yang dilangsungkan Kamis (16/4/2009) dinihari WIB. Sebiji gol gol Cristiano ronaldo sudah cukup menghapus banyak kekhawatiran fans The Red Devils setelah pada leg pertama justru dipaksa bermain imbang 2-2.
Satu tempat di babak empat besar jelas merupakan raihan paling berharga yang didapat Ryan Giggs cs dari lawatannya tersebut. Namun seiring sukses besar tersebut, MU juga mencatatkan beberapa keberhasilan lain.
Yang bisa dibilang paling mentereng adalah sukses MU mematahkan kutukan klub Inggris di Estadio do Dragao. Selama ini belum ada klub dari Premiership yang mampu membawa pulang kemenangan jika bertanding di stadion tersebut -- total sudah ada 11 pertandingan yang melibatkan klub Inggris dengan Porto di stadion yang diresmikan pada 16 November 2003 itu.
Khusus MU, mereka sebelumnya sudah tiga kali mampir dan hasil terbaiknya adalah sekali bermain imbang. Lawatan terakhir yang berlangsung pada babak 16 besar musim 2003/2004 lalu berkesudahan dengan skor 2-1, tentunya untuk kemenangan tuan rumah.
Selama ini Stadion do Dragao memang jadi tempat yang sangat mengerikan buat klub-klub yang datang bertamu. Lihatlah rekor Porto di kandangnya itu yang cuma kalah sekali atas Dinamo Kiev (0-1) dalam 14 pertandingan terakhir, itu belum termasuk empat clean sheet di enam laga kandang terakhir di Liga Champions.
Namun semua keangkeran dan tuah Porto di Estadio do Dragao nyata-nyata tak mempan buat "Setan Merah" dinihari ini. Sebuah gol spektakuler Cristiano Ronaldo, memupus asa klub juara 2004 itu. ( din / krs )