Reky Herling Kalumata - detiksport
Jakarta - Michael Schumacher dipastikan tidak akan mendampingi tim Ferrari di GP China. Spekulasi pun mencuat bahwa The Prancing Horse telah melepas Schumi dari jabatannya.
Mantan juara dunia tujuh kali memang bekerja sebagai penasihat bagi tim Ferrari. Namun saat di GP Malaysia kemarin Schumi disebut-sebut dituding sebagai penyebab kegagalan Kimi Raikkonen tampil prima.
Schumi saat itu dikabarkan memberikan saran yang keliru untuk mengganti ban pada Raikkonen. Akibat rumor tentang blunder saran tersebut, muncul berita bahwa kontrak Schumi tidak akan diperpanjang.
Spekulasi semakin kuat dengan tidak akan munculnya Schumi di Shanghai. Meski demikian, juru bicara Schumi, Sabine Kehm, mencoba menjelaskan bahwa kliennya memang tidak dijadwalkan datang di GP China.
"Michael tak akan ke China karena dia sedang berlibur beberapa hari dengan keluarganya. Secara intern (dalam Ferrari) itu telah diketahui dan tak ada yang dilakukannya di dua seri pertama," ungkap Kehm seperti dilansir F1 Live.
Bukan hanya di Shanghai, Kehm juga mengkonfirmasikan bahwa Schumi juga tidak akan ada datang di seri berikutnya di GP Bahrain. "Itu juga tidak ada dalam rencana," tukas sang jubir. ( key / a2s )