Solo City View
Solo City View Solo City View
Solo City View
     
  Streaming Camera

SCV Home
Inside Solo
Arround Solo
 
     

     
  Seputar SCV

Lokasi Hotspot
Info Solo City View
Tentang Kami
Kontak Kami
Komentar Anda
 
     

     
  Partner Links

Pemkot Surakarta
Terang Abadi TV
UNS Sebelas Maret
Panasonic IT Comm
Telkom Speedy
Telkomnet
Plasa.Com
PT Telkom,Tbk
Telkomsel
Boleh.Com
Jakarta CityView
Pasar Kreasi
Pasar Solo
Solo Peduli
PT. Kalimas
 
     
     
 

Murray Diuji di Lapangan Lambat

Andi Abdullah Sururi - detiksport

Monte Carlo - Tak ada yang  memungkiri kecemerlangan Andy Murray sejauh ini di musim 2009. Kehebatannya akan diuji mulai pekan ini, ketika ia akan tampil di sejumlah turnamen lapangan tanah liat.

Murray, yang sudah mengantongi tiga titel di musim ini, punya reputasi tak keren di event clay-court. Di Grand Slam Prancis Terbuka misalnya, capaian terbaiknya baru sebatas babak ketiga yang dibuatnya tahun lalu.

Sejak kegagalan di Roland Garros itu Murray merekrut mantan runner up dua kali Prancis Terbuka, Alex Corretja, sebagai pelatihnya khusus untuk melakoni musim clay-court, yang akan dimulai di Monte Carlo minggu ini.

"Ini menantang karena aku belum pernah sampai ke babak perempatfinal di turnamen tanah liat. Aku cuma bekerja keras untuk mencoba dan bersaing dengan pemain-pemain top," ujar Murray seperti dikutip Reuters, Senin (13/4/2009).

Petenis asal Skotlandia itu mendapat bye di babak pertama di Monte Carlo, tempat di mana tahun lalu ia dihentikan Novak Djokovic dengan straight set 6-0 6-4 di putaran ketiga. Di babak kedua nanti ia akan bertemu Victor Hanescu atau Alberto Martin.

Di lapangan tipe lambat ini Murray mengetahui hal-hal penting yang dibutuhkan seorang petenis untuk tampil maksimal.

"Kuat secara fisik itu penting karena di lapangan tanah liat kita harus konsisten dengan mentalitas, pukulan-pukulan kita. Semakin kuat fisik kita, maka kita seperti panik dalam mengatasi perasaan sedikit capek, karena kita tahu kita bisa mengatasinya," tutur pemain berusia 21 tahun itu. "Dan ketimbang lapangan jenis lain, meraih poin di clay lebih penting karena didapat lebih lama."

Ditegaskan Murray, dirinya hanya bertekad tampil bagus dan kemampuannya di tanah liat meningkat dibanding sebelumnya. Ia yakin pemain nomor satu dunia Rafael Nadal masih akan mendominasi.

"Biarkanlah mengalir. Kalau kita memaksakan pergerakan di clay, itu harus dilakukan ketika kita sudah menggabungkan (semua kekuatan). Cobalah untuk membuat kaki terasa ringan," pungkas petenis putra nomor empat dunia itu. ( a2s / a2s )




 
     

     
  Olah Raga
» Klitschko vs Haye di Stadion Schalke
» Hadapi Pacquiao, Hatton Andalkan Power
» Klitschko Pertahankan Sabuk WBC
» Murray Diuji di Lapangan Lambat
» Murray Masuk, Prancis Out

Baca Arsip Selengkapnya
 
     

     
  Info Solo City View
» Speedy Writing and Photo Competition 2009
» Sering Telepon ke Arab Saudi, Gratis Umroh!
» Telkom Global 01017
» SLI 007 Lebih Jernih
» Promo Paket Kasih Speedy
» Telepon Rumah Rejeki Tumpah
» Telepon Hemat Panggilan ke Tanah Suci
 
     
     
 
Umroh Gratis

Telkom Global

Order SPEEDY

Lokasi TELKOM Hotspot
Flexi IVAS
VENTUS Flexi Land
Flexi Tone Pasar Kreasi
Telkomsel Speedy Prepaid
Telepon Rumah Rejeki Tumpah
Flexy Features
Panasonic
 
     
©2010 Solo City View - Telkom Solo