Andi Abdullah Sururi - detiksport
Hollywood - Petinju Inggris Ricky Hatton merasa punya modal besar untuk mengalahkan bintang yang sedang naik daun, Manny Pacquiao. Ia menyebut power sebagai kelebihannya di atas lawannya itu.
Kedua petinju direncanakan berduel di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 2 Mei nanti, memperebutkan titel IBO kelas welter ringan, yang saat ini disandang Hatton.
Mereka hadir dalam sebuah event red carpet di Roosevelt Hotel di Hollywood, yang juga dihadiri antara lain aktor Mickey Rourke, pelatih tim basket UCLA Ben Howland, dan mantan linebacker NFL, Willie McGinest, Senin (30/3/2009) malam waktu setempat.
Hatton menelan kekalahan satu-satunya saat bertarung melawan Floyd Mayweather Jr. pada Desember 2007. Ketika itu ia gagal merebut gelar WBC di kelas welter. Namun, di kelas welter ringan atau welter junior (140 pons), petinju Inggris ini tak terkalahkan.
"Aku menaruh respek pada skill dan semua kekuatan Manny. Tapi aku pikir dia harus sedikit lebih cemas pada kekuatanku," demikian sesumbar Hatton dalam jumpa pers di event tersebut.
"Dia pernah satu kali tampil di kelas 135 pons dan itu adalah melawan Oscar de la Hoya. Dia seorang kidal, kecepatan tangan dan kakinya bagus. Jadi, aku tahu betul di mana letak berbahayanya dia."
"Tapi dia semestinya mengkhawatirkan power-ku. Dia telah memenangi banyak titel dunia di kelas yang berbeda-beda, tapi tidak di sini (kelas welter ringan)," sambung petinju kelahiran Manchester itu, dikutip dari Reuters.
"Di atas itu semua, aku pikir pertandingan ini akan luar biasa. Aku tak meragukan semua taktik yang aku punya. Aku akan merangsek dia sejak bel pertama berbunyi."
Hatton saat ini memiliki rekor bertanding 45-1 (32 KO). Setelah kalah dari Mayweather, ia comeback dengan menghentikan petinju Amerika, Paulo Malignaggi, di Las Vegas pada November lalu, guna mempertahankan sabuk IBO-nya di kelas welter ringan.
( a2s / key )