Andi Abdullah Sururi - detiksport
Hollwood - Manny Pacquiao bersikap merendah terkait rencana pertarungannya melawan Ricky Hatton awal Mei mendatang. Penakluk antara lain Oscar de la Hoya ini memandang petinju Inggris itu istimewa.
"Dia petarung yang tangguh, petinju yang bagus dan juga cepat," tukas Pacquiao setelah mereka diperkenalkan pada fans di event red carpet di Roosevelt Hotel, Hollywood, California, Senin (30/3/2009) malam waktu setempat.
"Buatku, ini bukan pertarungan biasa. Aku menganggap partai ini sebagai yang terberat dalam karir bertinjuku. Lagi pula, dia itu tak terkalahkan di kelas 140 pons,” sambung bintang Filipina tersebut, dikutip dari Reuters.
Pacquiao, juara dunia empat kali di kelas yang berbeda, akan menjadi penantang buat Hatton karena mereka bertarung di kelas welter ringan atau welter junior, di mana Hatton memegang sabuk IBO. Pertemuan kedua petinju ini diberi tajuk The Battle of East and West.
Dikenal sebagai petinju pound-for-pound terbaik dunia saat ini, Pacquiao sudah menjadi bintang papan atas karena telah menjungkalkan banyak petinju hebat, seperti Erik Morales, Marco Antonio Barrera, dan De La Hoya. Nama terakhir ia tekuk dalam pertarungan di Las Vegas pada Desember lalu. Kala itu De la Hoya tak melanjutkan pertandingan saat hendak memasuki ronde kedelapan.
"Menurut saya, ini akan menjadi pertarungan tiga ronde terbaik yang pernah Anda lihat," cetus pelatih Pacquiao, Freddie Roach. "Duel akan berlangsung pendek dan manis."
"Ricky akan menekan dan Manny bakal meladeni. Tapi Manny akan lebih dulu merepotkan Ricky. Dan saya yakin dia akan merobohkan Ricky di ronde-ronde awal," sambungnya. ( a2s / key )