Solo (Espos)-Ketegangan saksi antar Caleg Partai Demokrat (PD) mewarnai proses rekap suara yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di sekretariat PPK setempat.
Pasalnya, perolehan suara dua Caleg tersebut bersaing ketat dalam berebut satu kursi DPRD lagi di Dapil IV Jebres yang dipastikan dimenangkan PD.
Terkait hal itu, PPK melakukan sterilisasi dari orang-orang yang tak berkepentingan ke ruang rekap suara agar tak mengacaukan jalannya rekap suara khusus untuk PD.
“Semua partai sudah tak ada masalah. Yang jadi masalah, justru saksi antar Caleg Demokrat yang sangat berpotensi berebut satu kursi lagi di Dapil IV. Karena, mereka terus meringsek masuk untuk mendapatkan data itu, bahkan ada yang mencoba mendekati saya. Tapi tak saya gubris. Makanya, ruang entri data kami sterilkan dulu dari orang-orang yang tak berkepentingan sebelum selesai semua entri data ini,” ujar Ketua PPK Jebres, Soemarmo saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (16/4).
Soemarmo menjelaskan, ketegangan muncul di saat perolehan kursi DPRD Partai Demokrat dipastikan dapat dua kursi di Dapil Jebres. Persoalannya ialah, kata dia, ada dua Caleg yang suaranya berselisih tak terpaut jauh yang bakal memperbutkan satu kursi itu. Dua Caleg itu ialah Agus Winarno, Caleg nomor urut 3 dan Nindita Wisnu Broto, Caleg nomor urut 4.
Oleh: Aries Susanto