Gubernur Jabar lepas STDI 2008 Stage 2
Setelah menyelesaikan Stage (etape) 1 dari Jakarta kemarin (23/11), Speedy Tour d'Indonesia 2008 berlanjut ke Kota Kembang, Bandung, Senin (24/11). mengambil Start dari depan Gedung Sate, etape ke 2 dimulai dari Kota Bandung menuju Kota Cirebon dengan jarak tempuh kurang lebih 133 Km. Didahului oleh beberapa hiburan antara lain marching band dari SDN Merdeka Bandung dan percussion serta live music, pelepasan STdI etape 2 dihadiri oleh Dirkug Sudiro Asno, EGM Divre III Walden R. Bakara, DEGM Divre III Achmad Sugiarto, berikut jajaran Muspida Pemprov Jabar. Dalam sambutannya, Dirkug mengharapkan agar ajang ini menjadi kesempatan untuk melatih sportivitas serta menjadi trigger bagi pemuda Indonesia untuk berprestasi, khususnya di bidang olahraga. Dirkug menegaskan bahwa Speedy Tour d'Indonesia 2008 memiliki banyak tujuan, antara lain meningkatkan citra Indonesia berikut promosi pariwisatanya di mata internasional, serta mensosialisasikan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui bersepeda. Keikutsertaan Telkom di ajang ini menurut Sudiro sangat tepat. Di samping sebagai salah satu bentuk edukasi masyarakat dan corporate social responsibility, terkait dengan kecepatan, Telkom berkepentingan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Speedy kini telah hadir dengan kecepatan hingga 1 Mbps dan akan terus ditingkatkan di masa mendatang. Kegiatan STdI ini juga tidak semata sport belaka namun juga diwarnai dengan aksi-aksi sosial antara lain penyerahan bantuan PC, dan lain-lain. Dalam kesempatan singkat sambutan sebelum secara resmi melepas peserta untuk etape 2, Gubernur Jabar Achmad Heryawan mengungkapkan dukungan penuh untuk acara ini, terlebih karena berpotensi meningkatkan image Indonesia di mata dunia internasional dan menampilkan gaya hidup sehat dengan bersepeda. Tepat pukul 10.00 WIB, Gubernur melepas ke 17 tim STDI 2008 menuju Cirebon. Dalam awarding ceremony, penghargaan untuk peringkat 1,2, dan 3 di etape 1 jatuh kepada masing-masing tim dari Malaysia National Biker, Indonesia Under 23, dan Kutai Kartanegara (Indonesia). Pemenang 1 mendapat hadiah senilai US $ 1000, disusul US $ 500 dan US $ 250 untuk pemenang ke 2 dan ke 3. Sementara yellow jacket untuk the fastest rider etape 1 jatuh pada Artemy Timofee dari tim Polygon Sweet Nice **(ns)
|