Peserta STDI 2008 hanya 3 Jam tempuh Bandung-Cirebon
Setelah menempuh perjalanan sepanjang 133,2 km melewati Cileunyi-Jatinangor-Nagreg-Sumedang-Jatiwangi-Kadipaten-Palimanan selama tiga jam para peserta perlombaan Speedy Tour d Indonesia mencapai garis finish pada pukul 1 siang waktu setempat (24/11). Garis finish etape kedua berada di depan Kantor Walikota Cirebon, tepatnya di Jalan Siliwangi. Peserta yang berhasil menduduki urutan terdepan etape kedua adalah pebalap asal Australia yang mewakili Tinelli Cycling Team, Brad Hall dengan waktu tiga jam tujuh menit. Hall berhak atas hadiah uang US$ 900. Hall mengatakan bahwa timnya memang mentargetkan menang untuk etape-etape tertentu, salah satunya etape kedua ini. "Untuk lalu lintas, saya rasa tidak terlalu menggangu dan lancar-lancar saja kali ini. Saya menantikan tanjakan yang lebih menantang lagi di etape selanjutnya," jelas Hall ketika ditanya mengenai kondisi medan. Sementara itu urutan kedua dan ketiga berhasil direbut oleh pebalap asal Filipina, Arnel Quirimit dan Merculio Ramos dari Jazy Sports.
Kedatangan peserta lomba di Cirebon disambut oleh EGM Divre III Walden R Bakara, DEGM Divre III Ahmad Sugiarto, Walikota Cirebon Subardi SPd., dan Kapolwil Cirebon Kombes Pol M Nasser Amir. Selain kategori pebalap tercepat secara keseluruhan, dalam finish kali ini diberikan juga penghargaan Indonesian Rider dan Kategori Sprint. Peraih posisi pertama Indonesian Rider adalah Kurniawan dari Tim Benteng Muda Tangerang dengan catatan waktu yang tidak terpaut jauh dari Hall. Kurniaawan berhak atas uang senilai US $ 125. Sedangkan peraih posisi pertama kategori Sprint adalah Anuar Manan dari Malaysia National Cycling Team. Hall, Kurniawan dan Anuar masing-masing berhak memakai Yellow, Red-White dan Blue Jersey; serta starting point terdepan untuk etape selanjutnya. Esok hari, start untuk etape ketiga menuju Purwokerto akan diambil di lokasi sama dengan garis finish. Etape tersebut akan menempuh jarak yang lebih panjang dari sebelumnya yaitu 187,7 km melintasi Brebes- Pemalang- Purbalingga. Lintasan di etape ketiga memiliki satu tanjakan paling tinggi di antara lintasan etape yang lain dan dinantikan oleh para pebalap. **Hanna
|