Telkom Jatim terbaik dalam Penyelenggaraan STdI 2008
Telkom Jawa Timur dinyatakan terbaik dalam Penyelenggaraan event Speedy Tour d`Indonesia (STdI) 2008 oleh Insan Pers baik Nasional maupun Internasional yang meliput acara tersebut sejak dari Jakarta sampai Bali. Hal itu ditandai dengan diterimanya Piagam Penghargaan StdI dari Sekjen PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sofian Ruzian beberapa hari lalu. Penghargaan StdI sendiri telah diterima oleh GM Kandatel Bali disaksikan oleh Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah bersamaan dengan penutupan STdI. Piagam tersebut tadi pagi kembali diserahkan oleh Field Manager STdI Jatim Djadi Soegiarto kepada EGM Divre V Triana Mulyatsa. Sukses penyelenggaraan Speedy Tour d`Indonesia khususnya yang berlangsung di wilayah Jawa Timur etape 6 (Yogjakarta-Madiun), etape 7 (Madiun-Surabaya) etape 8 (Surabaya-Criterium), etape 9 (Probolinggo-Banyuwangi) dan etape 10 (Banyuwangi-Gilimanuk) tidak lepas dari kerja keras dan cerdas seluruh Panitia StdI Telkom Jatim. “Penilaian penyelenggaraan Speedy Tour d`Indonesia ini dinilai langsung oleh para wartawan baik nasional maupun internasional. Dan Divre V dinyatakan sebagai penyelenggara terbaik oleh mereka dan PB ISSI.” ungkap Triana. Triana melanjutkan, pelaksanaan STdI di Jatim ini merupakan trafic atau etape terbanyak yaitu 5 stage yang disinggahi oleh pembalap-pembalap sepeda internasional. “Divre yang disinggahi pembalap sepeda tersebut antara lain Divre II, 1 etape, Divre III, 1 etape, Divre IV, ada 3 etape, Divre V, 5 etape dan Divre VII, 4 etape.” tukas Triana.Ia menambahkan, “Selain diikuti oleh pembalap nasional, StdI juga diikuti oleh 22 pembalap bertaraf internasional.” imbuhnya. “Penilaian terbaik itu berdasarkan pada faktor keamanan dan kenyamanan selama berlangsungnya penyelenggaraan acara Speedy Tour d`Indonesia di wilayah Jawa Timur.” papar Triana kembali. “Semua peserta StdI hingga panitia dari PB ISI menyatakan sangat puas dengan kesiapan penyelenggaraan rekan-rekan Jatim.” tukasnya. Pujian serupa juga diungkapkan Jamalludin Mahmod, Chief Commiser UCI, “Jawa Timur nilainya 9,” puji Jamal yang mengawal pelaksanaan STdI dan bertugas memberikan penilaian untuk report ke International Cycling Union (UCI).Sukses Jatim juga meliputi pelayanan kepada para wartawan. Mereka dimanjakan dengan layanan hotspot dan Astinet untuk pengiriman berita dan broadcast video yang disebar di venue maupun di hotel. Triana lalu berkelakar, sampai-sampai Kereta Api pun bisa di-stop tidak berjalan menunggu para peserta StdI melintas lebih dulu. Adapun katagori penilaian PB ISSI terhadap Telkom Jawa Timur adalah dengan predikat penyelenggara sangat memuaskan. Keberhasilan Jawa Timur sebagai penyelenggara StdI ini juga tidak lepas dengan dukungan fasilitas Video streaming Speedy yang dipasang di sepanjang route peserta balap sepeda Internasional. Untuk menyambut kedatangan team peserta Speedy Tour d`Indonesia 2008 di Jawa Timur, Telkom Divre V telah memasang 10 kamera CCTV di beberapa lokasi strategis di Jawa Timur yang akan dijadikan route peserta lomba. “Dengan pemasangan 10 kamera CCTV ini, masyarakat dunia dengan mudah memonitor kegiatan Speedy Tourd`Indonesia d’Indonesia 2008 pada route-route yang terpasang kamera CCTV.” tandas Djadi seraya menambahkan bahwa untuk etape terakhir criterium di Kuta Bali juga menggunakan streaming Jatimlive.com.***(OKIN)
|